Korban Pelecehan seksual di salah satu Fasilitas Kesehatan di Banyuwangi, ditakut-takuti agar tidak melapor.

Korban Pelecehan seksual di salah satu Fasilitas Kesehatan di Banyuwangi, ditakut-takuti agar tidak melapor.

Banyuwangi - www.NaufalLawyer.com - 15 Februari 2026

   



Korban sebut saja Marni (28) (nama samaran), warga Banyuwangi, masuk fasilitas kesehatan pada 27 Oktober 2025 untuk tindakan operasi saraf yang terjadwal. Keesokan harinya, 28 Oktober 2025, Marni dipindahkan ke ICU untuk pemulihan pascaoperasi.

Dalam kondisi lemah dan terbatas bergerak—dengan alat bantu napas, kateter urine, serta tangan dan kaki terikat di tempat tidur—Marni mengaku mengalami pelecehan seksual oleh seorang oknum petugas saat ruangan dalam keadaan sepi dan sebagian lampu dimatikan. Marni menyatakan tindakan tersebut terjadi berulang hingga dini hari, sementara ia tidak mampu melawan atau meminta pertolongan karena takut dan fisiknya tidak memungkinkan.

 Pada 29 Oktober 2025, Marni akhirnya memberanikan diri menceritakan kejadian itu kepada suaminya, sebut saja Budi. Awalnya Budi tidak percaya dan mengira itu efek obat/bius. Namun pada 29 Oktober 2025, Budi bersama keluarga mendatangi pihak terkait untuk meminta klarifikasi. Dalam proses itu, keluarga mengaku mendapatkan tekanan moral agar perkara tidak dibikin ramai, disarankan diselesaikan secara kekeluargaan, dan diminta tidak memperluas cerita.

Dalam mediasi, oknum yang dituduhkan disebut sempat mengakui perbuatannya “khilaf” dan meminta maaf. Namun keluarga tetap menginginkan sanksi tegas sesuai aturan. Beberapa waktu setelahnya, korban menyatakan mengalami trauma psikis, sementara keluarga juga terdampak secara mental.

Pada 25 Desember 2025, Budi menghubungi terduga pelaku via WhatsApp untuk meminta pertanggungjawaban. Keluarga menyebut terduga pelaku justru menawarkan uang Rp2.000.000 sebagai “ganti rugi”, yang memperkuat niat keluarga untuk mencari keadilan melalui jalur hukum. Akhirnya korban dan keluarga memutuskan melapor ke aparat penegak hukum.

#Banyuwangi #StopKekerasanSeksual #LindungiKorban #RuangAman #KeadilanUntukKorban #BeraniLapor #NaufalLawyer

Full Video : 



Komentar