PENCURIAN MOTOR DI MASJID BESAR AL-HADI BANYUWANGI! Kejahatan di Rumah Ibadah, Aparat Harus Bergerak Cepat dan Tegas!
🚨 PENCURIAN MOTOR DI MASJID BESAR AL-HADI BANYUWANGI!
Kejahatan di Rumah Ibadah, Aparat Harus Bergerak Cepat dan Tegas!
Banyuwangi, 18 Mei 2026 – Sekali lagi, tempat suci menjadi sasaran kejahatan. Pada Minggu, 17 Mei 2026 pukul 17.43 WIB, seorang jemaah Masjid Besar Al-Hadi yang terletak di Jalan Basuki Rahmad, Kelurahan Singotrunan, Banyuwangi, kehilangan sepeda motor Honda Beat warna merah-hitam miliknya.
Menurut rekaman CCTV yang diperiksa takmir masjid, pelaku adalah seorang pria tak dikenal yang datang berjalan kaki ke area masjid. Dengan sangat tenang, pelaku mengamati situasi sekitar, sempat memakai masker setelah sebelumnya tidak memakainya, lalu langsung membawa kabur motor korban saat waktu salat Magrib sedang berlangsung dan jemaah sedang khusyuk beribadah.
Aksi pencurian ini terekam sangat jelas oleh kamera pengawas masjid. Pelaku mengenakan topi hitam, jaket, celana jeans panjang, dan membawa tas ransel. Keberanian pelaku mencuri di tempat ibadah pada saat umat sedang beribadah menunjukkan betapa rendahnya moral dan semakin beraninya pelaku kejahatan di Banyuwangi.
#NaufalLawyer Desak:
- Polres Banyuwangi segera identifikasi, cari, dan tangkap pelaku dalam waktu sesingkat-singkatnya! Aparat penegak hukum tidak boleh lagi lambat merespons. Setiap detik yang terbuang berarti memberi kesempatan pelaku menghilangkan barang bukti dan melarikan diri. Penangkapan cepat dan transparan adalah hak masyarakat, khususnya korban yang sedang beribadah.
Kejadian ini bukan sekadar kasus pencurian biasa. Ini adalah penghinaan terhadap kesucian rumah ibadah dan mencerminkan kegagalan sistem keamanan publik di Banyuwangi. Masjid yang seharusnya menjadi tempat aman dan damai justru menjadi ladang empuk para pencuri. Fenomena ini semakin sering terjadi dan harus segera dihentikan.
Kami dari GERAM (Gerakan Masyarakat Anti Mafia Hukum), SORBAN (Solidaritas Rakyat untuk Bangsa dan Negara), dan SOLID (Solidaritas Lawan Isu Diskriminasi) mengecam keras aksi keji ini. Penegakan hukum tidak boleh hanya wacana. Aparat wajib bekerja cepat, transparan, dan tanpa kompromi. Rakyat berhak merasa aman ketika beribadah.
Kepada takmir masjid dan seluruh warga Banyuwangi, kami imbau untuk terus meningkatkan sistem keamanan, memasang CCTV yang lebih baik, dan membentuk posko keamanan bersama. Namun, tanggung jawab utama tetap berada di pundak aparat kepolisian.
Kami akan terus mengawal kasus ini hingga pelaku diadili dan mendapatkan hukuman setimpal sesuai ketentuan Undang-Undang.
Baca juga artikel terkait:
- Waspada Ciri-Ciri Pelaku Pencurian di Masjid
- Aparat Penegak Hukum Wajib Bekerja Cepat, Transparan, dan Tanpa Kompromi
Tags: #NaufalLawyer #GERAM #SORBAN #SOLID #BanyuwangiAman #AntiMafiaHukum #PencurianMasjid #Banyuwangi, Pengacara Banyuwangi
Komentar
Posting Komentar